Programmer room

CODE EAT SLEEP CODE


You are not connected. Please login or register

Programmer room » Mathematics and Physics » Termokimia, kimia.

Termokimia, kimia.

View previous topic View next topic Go down  Message [Page 1 of 1]

1 Termokimia, kimia. on Tue May 26, 2015 8:14 am

MrChapapa

avatar
Moderator
Moderator
awal gw kasih definisinya aja dulu :

Termokimia ialah cabang kimia yang berhubungan dengan hubungan timbal balik panas dengan reaksi kimia atau dengan perubahan keadaan fisika. Secara umum, termokimia ialah penerapan termodinamika untuk kimia. Termokimia ialah sinonim dari termodinamika kimia.

Tujuan utama termokimia ialah pembentukan kriteria untuk ketentuan penentuan kemungkinan terjadi atau spontanitas dari transformasi yang diperlukan.[1] Dengan cara ini, termokimia digunakan memperkirakan perubahan energi yang terjadi dalam proses-proses berikut:

1. reaksi kimia
2. perubahan fase
3. pembentukan larutan

Sebagian besar ciri-ciri dalam termokimia berkembang dari penerapan hukum I termodinamika, hukum 'kekekalan' energi, untuk fungsi keadaan berikut ini.

1. Energi dalam (U)
2. Entalpi (H).
3. Entropi (S)
4. Energi bebas Gibbs (G)

pengertian masih masing fungsi diatas bisa cari di wiki..Wink

langsung masuk ke materinya aja yang udah dalam rangkuman :

A. Hukum Termokimia
Azas kekekalan energi menyatakan bahwa energi tidak dapat diciptakan maupun dimusnahkan tetapi energi dapat diubah dari satu bentuk ke bentuk lain.
Jumlah energi yang dimiliki sistem dinyatakan dengan energi dalam (E).
Jika sistem menyerap kalor, maka E > 0 sedangkan jika sistem membebaskan kalor, maka E < 0
Hubungan antara energi dalam. kalor dan keda diumuskan dalam hukum termodinamika.
ΔE = q + W

Keterangan:

ΔE = perubahan energi dalam

q    = jumlah kalor yang diserap atau dilepas sistem

q    =+ jika sistem menyerap / menerima kalor

q    = – jika sistem melepaskan kalor

w    = jumlah kalor yang diterima/dRakukan sistem

w    =+ jika sistem menerima kera

w    = – jika sistem melakukan kerja

B. Sistem dan Lingkungan
Sistem adalah sejumlah zat atau campuran yang di pelajari sifat-sifat dan perilakunya (bagian dari alam semesta yang sedang jadi pusat perhatian). Sedangkan lingkungan adalah segala sesuatu di luar sistem.
Interaksi antara sistem dan lingkungan dapat berupa pertuakaran materi dan energi.

C. Reaksi Ekeoterm dan Endoterm



D. Entalpi Reaksi
Perubahan entalpi (ΔH) diukur pada keadaan standar yaitu perubahan entalpi diukur pada suhu 25°C dan tekanan 1 atm yang disebut dengan perubahan entalpi standar (Ho).

Persamaan reaksi yang mengikutsertakan H reaksi disebut persamaan termokimia, contohnya:

2 H2 + O2 → H2O

H= -404 kJ/mol

Artinya: 2 mol gas H2, bereaksi dengan 1 mol gas O2, menghasilkan 2 mol H2O dengan melepas kalor sebesar 404 kl/mol.

E. Perubahan Entalpi Reaksi standar
1. Entalpi Pembentukan Standar (Hof)

Merupakan kalor reaksi yang diperlukan atau dilepaskan pada pembentukan 1 mol senyawa dari unsur-unsurnya pada keadaan standar.

H2 + 1/2 O2 → H2O

H= -285,8 kJ/mol

Artinya: 1 mol gas H2 bereaksi dengan 1/2 mol gas O2  menghasilkan 1 mol H2O dengan melepas kalor sebesar 285,8 kJ/mol

2. Entalpi Penguraian Standar (Hod)

Merupakan kalor yang dilepaskan atau diserap pada penguraian 1 mol senyawa menjadi unsur-
unsurnya pada keadaan standar. Contoh:

H2O → H2 + 1/2 O2
H = +285,8 kJ/mol

Artinya: Untuk menguraikan 1 mol H2O menjadi 1 mol gas H2 dan mol gas O2 dibutuhkan kalor sebesar 285,8 kJ/mol.

3. Entalpi Pembakaran Standar (Hoc)

Merupakan kalor yang dilepaskan pada pembakaran 1 mol zat pada keadaan standar. Pada reaksi pembakaran selalu dihasilkan gas CO2 dan H2O yang dikenal juga dengan pembakaran sempurna.

Sedangkan pembakaran tidak sempurna menghasilkan gas CO2 dan H2O.

4. Entalpi Pelarutan Standar (Hos)

Merupakan kalor yang dilepaskan atau diserap pada pelarutan 1 mol senyawa pada keadaan standar.

F. Kalorimeter
Kalorimeter adalah alat yang mengukur kalor yang dilepas ataupun diserap sistem. Pada kalorimeter tidak terjadi perpindahan kalor antara sistem dan lingkungan sehingga berlaku:

Qreaksi = -(Qsistem + Qkalorimeter)

Jumlah kalor yang diserap (ditandai dengan suhu yang turun) atau dibebaskan (ditandai dengan suhu naik) larutan dapat ditemukan dengan pengukur perubahan suhunya. Jumlah kalor yang yang diserap atau dibebaskan dapat dirumuskan:

Q = m.c.ΔT

Keterangan:

Q  = kalor yang diserap/dibebaskan (Joule)

m  = massa zat (gr)

C  = kalor jenis (J/groC)

Δt = perubahan suhu (t2 – t1) oC

G. Hukum Hess
“Kalor reaksi yang dibebaskan ataupun yang diserap tidak tergantung pada jalannya reaksi tetapi tergantung pada keadaan awal dan keadaan akhir reaksi” Artinya perubahan entalpi suatu reaksi tetap sama baik berlangsung dalam satu tahap maupun beberapa tahap. Skema dari hukum Hess:



H. Entalpi Reaksi Berdasarkan Data Perubahan
p A + q B → r C + s D

ΔHreaksi = ΔHofhasil – ΔHof pereaksi

ΔHreaksi = (r.ΔHofC + s.ΔHofD) – (p.ΔHofA + q.ΔHofB)

I. Energi Ikatan
Energi Ikatan adalah energi yang diperlukan untuk memutuskan 1 mol senyawa dalam keadaan gas menjadi atom atom gas. Secara Umum :

ΔHreaksi = ΔHofpereaksi – ΔHofhasil

oke segitu aja dulu, mau dapet pengertian ato pembahasan bisa liat buku paket, karna disana juga ada sampe contoh soal, kalo masih kurang juga bisa lanjut ke google.



prediksi SOAL yang akan keluar!!

buka dengan link in new tab yeee!


kerjakan yang no 1

http://oi61.tinypic.com/21llo9i.jpg


untuk mengerjakan no 2 & 3 bisa lihat di trit/post sifat koligatif study


untuk update nunggu inputan  dulu aja...;
break;


cool



Last edited by MrChapapa on Tue May 26, 2015 12:35 pm; edited 6 times in total

View user profile http://mrchapapa.blogspot.com

2 Re: Termokimia, kimia. on Tue May 26, 2015 8:15 am

MrChapapa

avatar
Moderator
Moderator

MrChapapa Was here.. army



   

View user profile http://mrchapapa.blogspot.com

View previous topic View next topic Back to top  Message [Page 1 of 1]

Permissions in this forum:
You cannot reply to topics in this forum